Mungkin terkesan aneh, ya tapi itu opsi yang sering terjadi, menurutku the best thing is 'Beri sumbangan ke yayasan amal / rumah ibadah ' .
Semisal anda punya uang Rp. 99.000,- mungkin di Jawa Pos bisa pasang iklan sekali untuk hari sabtu. Apakah anda berani mengalihkan dana tersebut dan menyumbangkan ke yayasan yatim piatu ? ![]()
Kalau aku sih gampang aja.... kalau lewat koran kita directly cari langsung ke sesama manusia... mereka melihat, tetapi belum tentu tertarik ... tapi kalau nyumbang ke yayasan ? Well , deep impact... karena yang merespon itu langsung Tuhan... Yang empunya barokah.... Dan sampe sekarang mujarab.... sejauh ini hal itu yang menguatkan saya untuk stay in fight to face the truth and make my business stay a live ... Ya selamat mencoba, moga sukses selalu buat anda .... ![]()
So far, saya pikir hal itu tidak banyak membantu, mengurangi penderitaan manusia , iya...
Tapi sampai kapan itu dilaksanakan ?
Di negara adidaya seperti Amerika, juga memiliki program jaringan sosial untuk membantu mereka yang miskin, melalui dana dari pembayaran pajak dan juga dari anggaran lainnya, tapi kalau kita , Indonesia darimana dana itu berasal ? Mengingat negara kita memiliki hutang yang cukup besar. Apakah BLT itu berasal dari hutang dari negara lain ? Kalau seperti itu, maka hal itu bukanlah suatu solusi yang terbaik.
Menurut saya, BLT harus dihentikan, dan diupayakan untuk membentuk suatu sistem yang baru untuk membantu mengurangi kemiskinan dan pengangguran di negara ini....
Apa ada yang tahu itu ? Ya seperti itulah musik gamelan. Enak di dengar, nyaman di hati, ndak kalah sama musik jazz, aku sering mendengarnya untuk menghilangkan penat di pikiran ini, tapi budaya itu semakin lama semakin tergusur dengan seiringnya perkembangan jaman. Tapi apakah seperti itu, menganggap yang lama itu kuno ? Tidak juga...
Apakah yang terjadi bilamana kita menghidupkan budaya klasik tersebut ? Dimana budaya timur yang khas dan sangat kental, well tentu saja itu menyenangkan... Ya seandainya itu bisa dilakukan....
Aku bisa, menolong yang kesusahan, walau akupun susah, dan sering kali aku lakukan, ya karena hal itu sangat menyenangkan. Aku melakukan itu, karena aku percaya, kalau hukum Tuhan itu adil, siapa yang menabur, ia akan menuai, ia menabur kebaikan, maka ia akan menuai kebaikan, ia menabur kejahatan, maka ia akan menuai kejahatan.
Banyak orang kesusahan di republik ini, kalau begitu siapa yang menolong mereka tersebut ? Ya, anda sendirilah yang bisa membantu.
Membangun bangsa yang mandiri, di mulai dengan membantu yang kesusahan.
Ayo kita perduli sesama.... maju bersama, walau segala sesuatunya itu terkadang sangat berat untuk dilalui.....
Ya... siapa tahu setelah tahun 2014 hal itu bisa terjadi.
Aku pernah bermimpi akan hal itu, dalam mimpi itu aku bertemu dengan bapak Presiden, kami bermain di halaman istana, tapi pemandangan yang kulihat sangat berbeda, aku melihat 5 orang berdiri di samping bapak Presiden...
Aku tanya sama ajudan bapak Presiden, who there are ?. Then ajudan itu berkata, 'mereka adalah wakil presiden'....
Wow... seru juga... setelah itu aku bangun....
Dan baru sekarang ku tulis di blog ini...
Apakah jadinya ya, bila negara ini di pimpin oleh seorang presiden dan lima wakil presiden ?
Tentu banyak manfaat, mungkin, seperti :
1.Rakyat di daerah bisa lebih dekat dengan pemerintah, walau itu hanya wakil Presiden.
2.Setiap wakil presiden bisa mewakili 5 pulau besar di Indonesia, seperti : Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Irian, Jawa. Dimana di setiap daerah di bangun istana presiden, sehingga di dalam kunjungan, bisa banyak menghemat biaya. Dan saya yakin daerah tersebut akan maju.
3.Presiden bisa menyuruh wakilnya untuk memantau dan melihat daerah, dimana wakil presiden itu bekerja, ya lebih mendekatkan kepada masyarakat, bisa berinteraksi lebih cepat, dan juga lebih meringankan kerja Presiden.
4.Mengurangi gejolak di daerah yang sekarang ini masih terjadi, seperti OPM yang ada di Papua. Seandainya ada wakil presiden yang hidup di sana, tentu rakyat Papua akan semakin senang, karena mereka akan merasa memiliki negara kesatuan republik Indonesia ini. Ya tentunya putra daerah mereka lah yang terpilih sebagai wakil presiden. dan ini adalah langkah progresif yang sangat bagus untuk dilakukan. Semangat nasionalisme akan kembali tumbuh.
5.Meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah, karena secara otomatis, pergerakan perekonomian tidak selalu terpusat di pulau jawa. Tetapi bisa langsung tumbuh di pulau yang bersangkutan.
6.Perintah dari Presiden dapat langsung dilaksanakan, ya kita tahu bahwa Presiden itu pekerjaannya banyak, dengan hal ini bisa menghemat waktu dan biaya. Ya lumayan bisa untuk BLT untuk rakyat. Jadi cukup wakil presiden aja yang jalan. Presiden tinggal rapat dengan menteri untuk mengatur negara ini.
7.Dan masih banyak lagi lha keuntungannya… hehehehe
Ya saya berharap suatu saat hal ini akan terjadi di negara indonesia ini, Amin....![]()
Surabaya, 27 Juni 2009